Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Penyakit Ayam

KARAKTERISTIK FOWL KOLERA (KOLERA UNGGAS)

Penyebab : Pasteurella multocida Penularan                           :  Kanibalisme unggas yang menderita atau mati karena kolera merupakan penularan yang cukup penting. Tanda Klinis                      : -   pada kolera akut dijumpai kematian yang tiba-tiba. -    Ayam yang menderita kolera nafsu makannya turun, depresi, kebiruan, mengeluarkan cairan kental dari mulut atau hidung, diare putih berair atau hijau mengental. -    Pada kasus yang kronis dijumpai pembengkakan persendian, cuping, telapak kaki atau selaput sendi. Eksudat biasanya mengkeju dan bisa terkumpul didalam selaput selaput mata atau sinus infraorbitalis. Perubahan pasca mati        :  -  kalau penyakitnya sangat...

KARAKTERISTIK GUMBORO (INFECTIOUS BURSAL DISEASE/IBD)

Penyebab : birnavirus Penyebaran                        : melalui kontaminasi virus pada peralatan kandang, pakan, alat angkut dan bahan-bahan lain yang digunakan dalam kandang. Tanda klinis                       : dikenal dua bentuk penyakit gumboro yaitu subklinis dan klinis. a.        Bentuk Subklinis       Menyerang ayam muda yang umurnya kurang dari tiga minggu dan tidak terlihat gejala klinisnya. Biasanya tidak menimbulkan kematian tetapi ayam yang terserang dan sembuh dari penyakit akan mengalami imunodepresi akibat kerusakan sel-sel limfosit pembentuk antibodi yang berada dalam bursa fabrisius, thymus dan limpa. Ayam menjadi tidak tanggap terhadap vaksinasi dan kematian terjadi akibat infeksi penyakit ...

KARAKTERISTIK FOWL POX (CACAR AYAM)

Penyebab : Virus DNA yaitu virus pox Sumber penularan              : nyamuk Penularan                           : melalui luka pada kulit, bisa juga melalui keropeng tertular yang dimakan, penularan langsung juga dapat terjadi misalnya dengan mematuk-matuk ayam sakit Tanda klinis                       : Mula-mula berupa papula kecil berwarna kelabu di daerah kulit yang tidak berbulu, pada bagian kepala dan kaki. Beberapa radang bergabung membentuk radang yang besar dan akhirnya membentuk keropeng besar. Apabila keropeng dikelupas akan terjadi perdarahan dilapisan bawahnya. Pada tipe cacar basah akan terlihat bercak berwarna kuning pada selaput lendir mulut, lubang hidung dan faring, s...

KARAKTERISTIK PULLORUM

Penyebab : Salmonella pullorum Penularan                           :  melalui air, makanan dan lingkungan yang terkontaminasi, penularan juga dapat terjadi akibat kanibalisme ayam yang mengalami bakterimia. Tanda klinis                       : -   pada ayam dewasa tidak menunjukkan gejala klinis. -    pada ayam yang baru menetas kelihatan lemah dan kemudian mati. -    Anak ayam yang sakit kelihatan ngantuk dan lemah. -    Juga terlihat penurunan nafsu makan, diare putih yang menempel, berkelompok didekat sumber panas dan menciap-ciap. -    Beberapa hari kemudian mungkin timbul gangguan pernapasan pada anak ayam yang menghirup bibit penyakit pada penetasan    Perubahan pasca mati ...

KARAKTERISTIK INFECTIOUS BRONCHITIS (IB)

Penyebab : Coronaviridae Tanda klinis                       : pada ayam muda penyakit IB sangat cepat ditandai dengan sulit bernapas, sedikit ngorok dari hidung dan mata keluar eksudat. Produksi telur menurun antara 10-50 %, bentuk telur abnormal, kerabang lunak atau kasar, daya tetas menurun. Peubahan pasca mati         :  trakea terlihat kemerahan mengeluarkan lendir seromukoid, kantung hawa menebal dan buram. Pada ayam petelur terdapat peritonitis akibat telur pecah dan salfingitis. Kadang-kadang ditemukan nefrosis. Diagnosa                            : Histopatologi, Virologi Diagnosa banding              : Infectious laryngotrach...

KARAKTERISTIK NEWCASTLE DISEASE (ND)

Penyebab                     : Virus Paramyxo Penularan                           : Kontak dengan hewan sakit melalui eksudat, feses dan urine atau melalui perlengkapan kandang termasuk pakan. Penularan dari satu tempat ke tempat yang lain melalui transportasi, pekerja kandang, burung liar, angin, serangga dsb. Tanda klinis                       : tergantung dari virulensi virus yang menulari bisa asimptomatis, gejala pernapasan ringan atau gejala pernapasan disertai gangguan syaraf atau kombinasi gangguan pernapasan dan digesti. Perubahan pasca mati        :  tergantung pada strain yang menulari yaitu berupa bintik-bi...

KARAKTERISTIK SNOT (INFECTIOUS CORYZA

Penyebab : Hemophilus paragallinarum Tanda klinis                       : - Konsumsi makanan, produksi telur atau pertumbuhan menurun cukup tajam. -  terlihat adnya leleran hidung dan mata yang kadang-kadang disertai mata lengket / tertutup                                        -  udema muka, gangguan pernapasan dan mungkin disertai diare                                                    - keadaan ini melanjut dengan ditemukannya...

KARAKTERISTIK AVIAN INFLUENZA (AI)

Penyebab : Virus famili orthomyxoviridae Sumber infeksi : unggas piara, spesies unggas domestikasi yang lain, burung piara eksotik, unggas liar, hewan lain. Tanda klinis                       : sangat bervariasi tergantung spesies, jenis kelamin, infeksi ikutan, virus yang menginfeksi, factor lingkungan dan sebagainya yaitu aktivitas menurun, konsumsi pakan menurun, emasiasi, ayam mengeram lebih lama, produksi telur menurun, gangguan pernapasan dari yang ringan sampai berat, batuk ,bersin lakrimasi yang berlebihan, sinusitis, bulu menggelapai, edema pada muka dan kepala, terdapat sianose pada kulit yang tidak berbulu, gangguan saraf dan diare.                                  Dari tanda klinis ini biasanya hanya salah satu tanda ...