Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Domba

Menghitung Jumlah Daging Domba

Produk kualitas Karkas Ternak   Domba  Faktor kualitas hasil meliputi yaitu : -    Ketebalan lemak subkutans (Inci) -    Persentase lemak penyelubung ginjal dan Pelvik terhadap berat karkas       -    Kode skor konformasi paha diberi angka 15 yang tertinggi 14, 13 dst.  Kualitas Hasil/ Jumlah Daging Domba                1,66 + (6,66 x ketebalan lemak) +(0,25 x persentase lemak pelvik + ginjal) – 0,05 x kode konformasi paha                               Catatan: Hasil perhitungan kualitas hasil dibulatkan kebawah misalnya 1,69 dibulatkan menjadi 1,0.

PERKANDANGAN KAMBING DAN DOMBA

A. Fungsi kandang bagi ternak kambing dan domba.          Kandang merupakan sebuah bangunan atau tempat yang dibuat bagi ternak agar dapat hidup, bertumbuh dengan sehat dan aman, serta dapat terkontrol dari penyakit dan aktivitas reproduksinya. Bangunan kandang harus memiliki beberapa fungsi, sebagai berikut : -   Melindungi ternak kambing dan domba dari sinar matahari yang berlebihan, angin, hujan,     penyakit dan predator. -   Melindungi ternak kambing dan domba dari bahaya-bahaya luar, seperti pencuri, hewan     hewan liar sebagai pemangsa maupun pembawa penyakit. -   Memudahkan dalam melakukan tatalaksana pemeliharaan, penanganan limbah dan aktifitas     keseharian kambing seperti makan, minum, tidur, kencing, atau buang kotoran. -   Kandang dapat mempermudah peternak dalam melakukan pengawasan dan menjaga   kesehatan ternak. -   Sebagai tindakan pr...

Domba Portland

Domba Portland berasal dari Inggris dan merupakan salah satu breed Dorset. Bertubuh kecil dan dipenuhi oleh wool kecuali pada bagian wajah dan kaki bagian bawah yang berwana kecoklatan. Domba yang baru lahir berwarna dan berwarna agak keputih-putihan atau abu-abu selama beberapa awal bulan kehidupan. Tanduk muncul setelah dewasa dan berbentuk spiral.

Domba Polwarth

Domba Polwarth merupakan tipe dual-purpose, dikembangkan di Victoria, Australia sejak tahun 1880. Merupakan persilangan antara Merino (75%) dan Lincoln (25%).  Domba Polwarth memiliki tubuh yang besar, tegap, pemeliharaannya mudah dan memiliki produktivitas wool yang tinggi dengan serat bulu berdiameter antara 22-25 mikron.

Domba karakul

Domba Karakul yang berasal dari suatu kawasan di Asia tengah. Domba Karakul berwarna hitam atau cokelat, hanya domba jantan saja yang bertanduk dan semuanya berekor pendek atau lebar.domba ini dipelihara untuk diambil kulit dan bulu atau fur.

Domba Highland

Hanya domba jenis ini lah yang merupakan satu-satunya domba yang dapat mendukung industri pembuatan karpet. Karakteristik dari wool yang dihasilkan domba ini adalah kasar, keras dan panjang sehingga sangat diperlukan untuk industri pembuatan karpet. Domba ini memiliki tanduk baik jantan atau pun yang betina. Kaki dari domba jenis ini tidak berbulu.

Domba Targhee

Domba Targhee merupakan hasil dari inovasi lain dari Idaho. Domba ini merupakan hasil pengembangan oleh pusat penelitian domba Amerika Serikat di Dubois, Idaho. Terghee merupakan hasil dari 3/4 Rambouillet dan 1/4 domba berbulu panjang, terutama lincoln. Selain itu darah dari Leicester dan Corriedale juga digunakan untuk persilangan domba ini. Ciri dari domba Targhee ini adalah berwarna putih, tidak bertanduk, memiliki muka yang lebar dan berukuran sedang. selain itu, domba ini juga sangat mudah beradaptasi dan sangat subur.

Domba Corriedale

Peternakan Corriedale di New Zealand merupakan daerah asal domba penghasil woll dan daging ini. Domba jantan Lincoln dan induk Merino digunakan sebagai dasar persilangan meskipun pada awalnya telah terdapat darah Romney dan Leicester. Domba ini memiliki karakteristik dengan kepala yang tidak bertanduk dan berwarna putih serta muka yang lebar yang merupakan karakteristik utama dari domba Corridale. Domba ini berukuran medium, tangguh, cepat dewasa kelamin dan merupakan domba tipe dwiguna (penghasil woll dan daging yang sangat baik).

Domba Romney

Domba Romney berasal dari Kent, yang dahulu merupakan daerah rawa yang kekeringan berabad abad lalu. Domba Romney berwarna putih, memiliki muka yang lebar dahi menonjol dan di bawah lutut terdapat sedikit atau tidak terdapat woll. Domba ini sangat terkenal di New Zealand, negara yang melakukan perbaikan terbesar terhadap domba Romney. Amerika Serikat mengimpor dari Inggris pada tahun 1904, sedangkan akhir-akhir ini mengimpor dari New Zealand. Selain berukuran besar domba Romney juga menonjol karena angka pertumbuhan yang cepat, bulunya lebih pendek dan lebih bagus dibandingkan domba-domba berbulu panjang lainnya. Selain itu domba Romney juga memiliki kualitas karkas yang tinggi.

Domba Lincoln

Daerah Lincoln di Inggris merupakan asal dari domba Lincoln. Domba ini tidak terkenal di Amerika, tetapi banyak digunakan di New Zealand, Australia. Domba Lincoln tidak bertanduk, mukanya berwarna putih denga bulu yang menutupi sebagian besar muka dan kakinya. Domba ini mempunyai dua keunggulan, yaitu : merupakan bangsa domba terbesar dan merupakan domba tipe daging dan bulu paling tebal, karena dagingnya yang tebal domba ini digunakan untuk perkawinan silang, terutama di Amerika Selatan khususnya dengan domba Merino.

Domba Leicester

Domba ini dikembangkan oleh peternak Inggris yang terkenal yaitu Robert Bakewell. Masuk ke Amerika saat sebelum meletusnya perangrevolusioner. Domba ini tidak pernah menarik perhatian meskipun telah popular di Canada. Pemanfaatan utama Leicester adalah untuk memperbaiki bangsa dari domba bangsa yang lain. karena domba ini berdaging baik dan mempunyai kualitas bulu yang baik sekali dengan woll panjang.

DOMBA DEBOUILLET

Roswell dan Tatum dari New Mexico menemukan bangsa debouilet ini dengan cara menyilangkan Rambouillet dn Delaine Merino di Ranch Ames Dee Jones. Yang mana merupakan suatu asosiasi peternak domba yang telah dibentuk pada tahun 1954. Domba debouilet memiliki karakteristik yaitu berwarna putih, bertanduk, tangguh, serta dapat beradaptasi pada kondisi padang penggembalaan yang jarang ditumbuhi rumput.HH

Domba Costworld

Domba ini berasal dari Inggris, pengimporan pertama kali ke Amerika Serikat dilakukan pada tahun 1830. domba Costworld tidak bertanduk, berwarna putih, wollnya panjang dan biasanya menutupi mata. Muka dan kaki depannya bersih dan berwarna putih. Bangsa domba Costworld ini berukuran besar dan sering digunakan untuk perkawinan silang guna meningkatkan ukuran, untuk produksi daging dan karena bulunya yang panjang.

Domba Southdown

Nama bangsa domba yang dimpor ke Amerika Serikat pada awal tahun 1800-an ini diambil dari South Downs, daerah perbukitan di Inggris tenggara. Domba ini memiliki penampilan yang hampir sama dengan Shropshire, meskipun biasanya berhidung putih atau berwarna cerah. Muka dan kakinya tertutup woll, meskipun di bawah lutut agak jarang. Domba Southdown berukuran kecil hingga sedang, merupaka bangsa yang berkualitas karkas terbaik, menang dalam “ The International Grand Champion Fat Lamb Award “ di Chicago lebih dari 30 kali. Domba ini tidak terkalahkan dalam tipe daging, konformasi dan kualitas karkasnya.

Domba Shropshire

Shropshire dan Stafford di Inggris merupakan asal dari bangsa domba shrop ini. Pengimporan ke Amerika dilakukan sekitar tahun 1850. Baik jantan atau pun betina tidak bertanduk dan memiliki warna muka yang hitam, tetapi menonjol karena wollnya menutupi seluruh tubuh mulai dari ujung hidung hingga kuku-kukunya. Merupakan domba tipe dwiguna baik penghasil woll atau pun penghasil anak. Domba ini berukuran sedang, betina pada bangsa ini terkenal subur (profilic) dengan kemampuan keindukannya ( mothering ability ) yang baik pula.

Domba Oxford

Sekitar tahun 1850, bangsa domba Oxford diimpor ke Amerika Serikat dari Oxford, Inggris. salah satu karakteristik bangsa domba Oxford ini tidak bertanduk dan memiliki warna yang bervariasi. Domba ini memiliki karakteristik yaitu tubuh yang besar, dapat menghasilkan daging dengan kualitas yang baik dan anak yang bagus. Domba oxford dapat lebih mudah beradaptasi di daerah yang memiliki kondisi sumber makanan yang baik.

Domba North Country Cheviot

Domba North Country Cheviot merupakan bangsa domba yang berasal dari skotlandia. Domba jenis ini memiliki karakteristik yaitu berwarna putih, biasanya tidak bertanduk baik jantan maupun betinannya dan memiliki karakteristik yang sama dengan Cheviot seperti yang telah diuraikan pada bangsa sebelumnya. Karakteristik yang dimilik dari domba North Country Cheviot yang selanjutnya selanjutnya adalah kualitas woll nya yang tinggi.

Domba Montadale

E.H. Mottingly dari St. Louis, Missouri, pada tahun 1931 mulai mengawinkan silang domba hingga ditemukan susunan darah 40% Cheviot dan 60% ccolumbia. Ia menemukan bangsa yang muka maupun kakinya gundul. Yang dikehendaki berbulu putih, meskipun dengan bercak hitam masih diterima, asal tidak berwarna cokelat. Montadale tidak bertanduk, ukurannya sedang, merupakan domba tipe pedaging dengan woll berkualitas baik.

Domba Hampshire

Domba ini dinamakan seperti tempat diimpornya yaitu dari Hampshire, Inggris, sekitar tahun 1840, bangsa ini diterima secara luas dan popular di Amerika. Yang membedakan bangsa Hampshire dengan bangsa-bangsa domba lainnya adalah telinga dan hidungnya yang berwarna hitam, tidak berbulu, serta tidak memiliki tanduk. Badannya besar, tegap yang diketahui dari tenaga dan kekuatannya. Domba ini dapat hidup baik dipadang rumput, mudah beranak, serta anaknya berat dan lincah.

DOMBA DORPER

Kali ini saya tampilkan foto salah satu galur domba pedaging unggul asal luar negeri, domba Dorper. Sebagaimana kambing Boer, domba ini juga jelas sekali memperlihatkan tampilan fisik dengan karakteristik nyata domba pedaging.     Domba Dorper merupakan domba pedaging unggul hasil perkawinan silang yang dilakukan oleh Departemen Pertanian Afrika Selatan antara domba Dorset dan domba Persia kepala hitam. Nama "Dorper" untuk domba hasil perkawinan silang ini merupakan gabungan suku kata awal domba Dorset (Dor-) dan suku kata awal domba Persia (Per-). Karena keunggulannya sebagai domba pedaging, domba Dorper merupakan trah domba kedua yang paling banyak dipelihara para peternak Afrika Selatan. Domba Dorper mampu hidup di daerah gersang dan beriklim tropis di Afrika Selatan. Karena itu, domba Dorper cocok diternakkan di Indonesia yang beriklim tropis sebagaimana iklim di negara asal domba Dorper ini, yaitu Afrika Selatan. Di luar Afrika Selatan, domba Dorper juga banyak diter...