Skip to main content

Posts

Showing posts from 2016

Hormon - Hormon pada Wanita

HORMON-HORMON KEWANITAAN    POKOK-POKOK Hormon-hormon wanita secara fisiologis merupakan dibawah pengaruh Folicle Stimulating Hormon (FSH) yang dikendalikan bagian otak yang bernama Hipofise. Hormon kewanitaan yang penting adalah hormon Esterogen dan Progesteron yang berperan sebagai ciri sebagai kelamin primer dan sekunder. Kedua hormon ini sangat penting bagi setiap wanita dan wanita harus mengetahui tentang bagaimana fungsi dari hormon-hormon tersebut. Esterogen (estradiol,Estron dan Estriol) bekerja dalam mukosa rahim (Endometrium) dengan mendorongnya untuk berkembang dan menebal. Proses Proliferasi ini berlangsung pada 2 minggu pertama dalam siklus Haid dan berfungsi menampung telur yang sudah dibuahi. Progesteron ,bersama Esterogen penting sekali bagi pemasakan  Folikel dan pelepasan telur. Ovulasi ini baru terjadi beberapa hari setelah kadar LH mencapai puncaknya. Folikel berkembang lagi menjadi badan kuning( Corpus luteum ), yang segera mulai membentuk Proges

Metabolisme Rate

Suhu tubuh pada dasarnya ada dua yaitu suhu inti yang bisanya bersifat konstan dan suhu permukaan selalu berubah-ubah. Berdasarkan suhu tubuhnya hewan dapat digolongkan dalam bentuk : 1.       Homeoterm (beradarah panas) : suhu tubuh tidak berubah sesuai  suhu   lingkungan (kucing) 2.       Poikiloterm (berdarah dingin) : suhu tubuh berubah sesuai dengan suhu lingkungan (kadal dan kura-kura) Hybernation adalah : 1.    Homioterm tetapi bila di udara dingin menjadi poikiloterm (marmut) 2.    Hewan yang bila suhu udara tidak cocok dengan suhu tubuh akan tidur,          tetapi suhu tubuh tidak turun (buaya)             Pembentukan panas suatu proses dimana panas tubuh terus-menerus dibentuk dari hasil metabolisme dan terus   menerus dilepas kelingkungan. Faktor penentu kecepatan pembentukan panas adalah :        1.     Kecepatan Basal Metabolism Rate (BMR) sel tubuh        2.    Aktivitas otot (menggigil)        3.    Hormon tiroksin        4.    Hormon epineprin, no

Metabolisme Rate

Metabolisme rate adalah kecepatan pembebasan panas selama reaksi kimia. Dengan satuan Kalori yaitu satuan jumlah energi yang dilepaskan bahan makanan untuk proses fungsional tubuh. 1 Kalori adalah panas untuk meningkatkan suhu 1 gram air sebesar 1 0 C. Pengukuran metabolisme rate dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu 1.    Kalorimeter langsung 2.    Kalorimeter tidak langsung 3.    Kalorimeter BOM untuk mengukur kalori bahan makanan Basal metabolisme rate (BMR) adalah kecepatan metabolisme yang diukur dalam keadaan basal. Keadaan basal  dapat diperoleh dengan mengukur kecepatan metabolisme  pada kondisi sebagai berikut : a.        Suhu ruangan nyaman b.       Tidak makan 12 jam terakhir c.        Tidur penuh d.       Tidak kerja berat e.        Faktor fisik dan psikis tidak ada Faktor yang mempengaruhi kecepatan metabolisme adalah sebagai berikut : 1.       Kerja akan meningkatkan 2000 % dari normal 2.       Kebutuhan energi untuk aktivitas sehari-hari. Kebutuh

Metabolisme Protein

Protein adalah bentuk polimer dari asam amino, dimana asam amino tersebut terikat satu dengan yang lain oleh ikatan peptida.                   Protein mempuyai fungsi sebagai berikut  : a.        Biokatalisator (enzim) b.       Struktur jaringan/organ/sel c.        Alat transpor senyawa dalam darah d.       Keseimbangan asam basa e.        Pertahanan tubuh (antibody) f.        Hormon                   Dalam tubuh protein selalu dinamik artinya selalu terjadi  sintesis dan degradasi. Nitrogen merupakan bahan utama protein yang berasal dari hasil katabolisme protein dan di keluarkan  tubuh melalui urin, kulit dan keringat. Perbandingan nitrogen masuk dengan nitrogen  keluar  menentukan metabolisme total protein.                   Keseimbangan nitrogen dapat  positif pada saat pertumbuhan, rekonvalensi dan  hamil. Keseimbangan negatif terjadi apabila dalam keaadaan kelaparan dan sakit,  serta dikatakan seimbang bila dalam keadaan dewasa sehat dan normal.             

Metabolisme Lipid

Lipid adalah segolongan senyawa yang tidak larut air tetapi larut   dalam pelarut tidak polar yang merupakan turunan asam lemak dan dapat berikatan dengan asam lemak             Lipid dapat digolongkan dalam beberapa jenis lipid diantaranya adalah 1. Asam lemak 2.Triasilgliserol 3. Fosfolipid 4. Sfingolipid 5. Steroid (Kolesterol, hormon steroid dan vitamin D) 6. Terpen (vitamin A, E dan K) Fungsi lipid ada beberapa macam tergantung jenis lipid 1. Asam lemak berfungsi sebagai : a.        Bahan penghasil energi b.       Unsur pembentuk lipid lain (triasilgliserol, fosfolipid dan kolesterol) 2. Triasilgliserol berfungsi sebagai : a.        Sumber asam lemak b.       Triasilgliserol makanan merupakan sumber asam lemak sehari-hari c.        Triasilgliserol jaringan adipose merupakan sumber asam lemak saat puasa 3. Fosfolipid berfungsi sebagai : a.        Unsur penyusun membran sel b.       Surfaktan paru c.        Pengemulsi lemak 4. Kolesterol ber

Metabolisme Karbohidrat

Karbohidrat pada dasarnya ada tiga bentuk yaitu 1. Monosakarida contohnya glukosa, fruktosa, galaktosa 2. Disakarida contohnya  sukrosa, laktosa. Maltosa 3. Polisakarida contohnya  selulosa, glikogen dan zat pati    Karbohidrat/glukosa untuk dapat digunakan sebagai sebagai sumber energi harus masuk kedalam sel. Proses masuknya glukosa ke dalam sel melalui difusi fasilitasi dengan bantuan protein carrier dan dipercepat oleh insulin.             Setelah ada di dalamsel glukosa glukosa akan mengalami proses fosforilasi menjadi glukosa 6 fosfat dengan bantuan enzim glukokinase dan heksokinase. Glukosa selanjtnya dapat digunakan sebagai sumber energi melalui proses glikolisis atau disimpan dalam bentuk glikogen melalui prose glikogenesis. Glikogen akan disimpan di sel otot (1-3%) dan hepar (5-8%).             Glikogen apabila dibutuhkan sebagai sumber energi maka akan dipecah menjadi glukosa melalui proses glikogenolisis. Proses glikogenolisis membutuhkan enzim fosforilase. E

Pengertian Metabolisme

Proses metabolisme bagi mahluk hidup dibutuhkan untuk memperoleh energi. Sumber energi untuk menghasilkan metabolisme dapat diperoleh dari karbohidrat, lemak dan protein dengan  bantuan enzim dimana  kerja enzim ini membutuhkan vitamin dan mineral. Metabolisme  ada dua macam yaitu 1.       Anabolisme : suatu pembentukan senyawa sederhana menjadai senyawa yang kompleks (asam amino + asam amino ® Protein) 2.       Katabolisme : suatu penguraian senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana (protein ® asam amino + asam amino) Contoh pembentukan energi pada tumbuhan dan hewa : 1. Tumbuhan memperoleh energi dari proses fotosintesis 2. Hewan memperoleh enrgi dari proses respirasi Apabila hewan mengkonsumsi suatu pakan (konsumsi energi bruto) maka akan mengalami proses metabolisme menjadi energi tercerna dan 20-60% dari energi dalam pakan tersebut dibentuk menjadi energi feces. Energi yang tercerna selanjutnya  manjadi energi termetabolisme setelah dikurangi  5-12% seb

Hormon Progesteron

Hormon progesterone disekresi oleh placenta dan corpus luteum. Fungsi hormon progesterone adalah untuk perkembangan ciri sex primer sebagai berikut : Uterus : kelenjar dan pembuluh darah meningkat, fase sekresi dan uterus menjadi kurang peka terhadap rangsangan mekanis dan oxitocin sehingga hormone ini disebut juga anti abortus. Tuba Fallopii : efeknya sama dengan yg di uterus Proses katabolisme mengalami peningkatan

Hormon Estrogen

Hormon estrogen adalah hormone sex betina yang disekresi ovarium dan cortex adrenal. Fungsi hormon estrogen adalah untuk perkembangan ciri-ciri sex primer sebagai berikut : Uterus : peka terhadap rangsangan mekanis dan oxitocin serta mengalami proliferasi endometrium Tuba Fallopii   : peka terhadap rangsangan mekanis dan oxitocin, mengalami proliferasi endometrium dan cillia menjadi lebih banyak dan lebih aktif Vagina : mengalami kornivikasi Estrogen juga berfungsi untuk perkembangan ciri sex sekunder seperti kelnjar mamae, suara dan sekresi lemak menjadi lebih banya. Peningkatan sekresi estrogen pada hewan betina  dapat menyebabkan garis epifise menutup lebih cepat, sehingga hewan betina  yang sudah dewasa pertumbuhan memanjang akan berhenti. Pada jantan hal ini tidak terjadi karena hewan jantan walaupun sudah dewasa sekresi estrogennya sangat rendah sehingga tidak berpengaruh terhadap penutupan garis epifise.

Hormon Androgen

Hormon androgen adalah hormon sex jantan yang disekresi oleh cortex adrenal dan sel interstitial Leydig. Cortex adrenal mensekresi hormon androgen atas rangsangan ACTH, sedangkan sel interstitial Leydig dirangsang oleh LH dan ICSH. Hormon androgen pada manusia mencapai puncak pada usia 20 tahun dan setelah itu akan menurun.              Hormon androgen berfungsi untuk perkembangan cirri-ciri kelamin jantan. Secara primer hormon androgen berfungsi untuk perkembangan organ sex dan secara sekunder berfungsi untuk perkembangan rambut, kulit maupun suara. Pada manusia usia 45 tahun ke atas akan mengalami  andropouse karena adanya penurunan sekresi hormon androgen dan pada wanita disebut menopause karena adanya penurunan hormon estrogen.